Rabu, 25 Maret 2026

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 59 - Cara Tuhan Sampaikan Rindunya"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 59 - Cara Tuhan Sampaikan Rindunya"


Judul Lagu: Cara Tuhan Sampaikan Rindunya

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2023 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Di dalam hidup ini

Ada suka dan ada duka

Seiring bersama berganti dan mengisi

Dalam kehidupan ini

[Verse 1]

Apa yang diterima

Syukuri dan kita nikmati

Tak perlu kau sesali, tak perlu kau tangisi

Suratan dari Ilahi

[Chorus]

Derita yang terkadang menyakiti kita

Itulah cara Tuhan sampaikan rindunya

Bahagia yang terkadang membuat kita lupa

Itulah cara Tuhan sampaikan ujiannya

[Reff]

Hadapi hidup dengan senyuman

Hadapi semua dengan keikhlasan

Dunia ini hanya sementara

Tak berharga

Apa yang kau cari dalam hidup ini

Semua kan berakhir, pemutusnya mati

Ridho Ilahi yang harus dicari

Tuk akhirat nanti

[Intro]

[Chorus]

Derita yang terkadang menyakiti kita

Itulah cara Tuhan sampaikan rindunya

Bahagia yang terkadang membuat kita lupa

Itulah cara Tuhan sampaikan ujiannya

[Reff]

Hadapi hidup dengan senyuman

Hadapi semua dengan keikhlasan

Dunia ini hanya sementara

Tak berharga

Apa yang kau cari dalam hidup ini

Semua kan berakhir, pemutusnya mati

Ridho Ilahi yang harus dicari

Tuk akhirat nanti


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-59 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Cara Tuhan Sampaikan Rindunya"


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 58 - Dilema (Antara Kamu dan Dia)"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 58 - Dilema (Antara Kamu dan Dia)"


Judul Lagu: Dilema (Antara Kamu dan Dia)

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2026 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Garis hidupku terlintas begitu dalam

Tersurat di raga tersirat di dalam jiwa

Antara dia yang menemani hidupku

Dan kamu cinta yang slalu kutunggu

[Verse 2]

Aku tak ingin sakiti salah satunya

Kebaikan dia yang slalu menemaniku

Namun kamu slalu ada didalam hatiku

Aku dilema harus bagaimana

[Reff]

Aku hilang tanpa arah

Melewati pilihan yang menyakitkan

Aku rapuh jiwa pun runtuh

Ku dilema antara kamu dan dia

[Intro]

[Verse 3]

Yang ku inginkan dia ada bersamaku

Begitupun kamu bisa mendampingi aku

Bukan  ku serakah bukan aku tak terarah

Aku dilema harus bagaimana

[Reff]

Aku hilang tanpa arah

Melewati pilihan yang menyakitkan

Aku rapuh jiwa pun runtuh

Ku dilema antara kamu dan dia

Berdosakah jika begini

Ini bukan keinginanku semata

Takdir Tuhan yang menyuratkan

Ku dilema antara kamu dan dia

[Outro]

Aku tak bisa apa-apa, kuserahkan semua, kepada yang Maha Kuasa, jangan salahkanku apalagi menyakitiku, aku hanya ingin kamu, dan pertahankan slalu dia, bukan ingin menyakiti, apalagi ingin melukai.

Aku tak bisa apa-apa, kuserahkan semua, kepada yang Maha Kuasa, jangan salahkanku apalagi menyakitiku, aku hanya ingin kamu, dan pertahankan slalu dia, bukan ingin menyakiti, apalagi ingin melukai.


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-58 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Dilema (Antara Kamu dan Dia)


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 57 - Cukup Cukuplah Kamu"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 57 - Cukup Cukuplah Kamu"


Judul Lagu: Cukup Cukuplah Kamu

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2026 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Tak bisakah kau tunda dulu kepergian dirimu

Agar ku bisa ikhlas melepasmu

Meskipun aku tahu ku tak bisa jauh darimu

Namun ku slalu ingin didekatmu

[Chorus]

Mau tak mau aku harus menerima semua ini

Walau harus ku rela hari ku tanpa adanya kamu

[Reff]

Waktu pun berjalan tanpa ada kamu

Sungguh ku sakit dan aku  merindu

Aku tak sanggup hidup tanpamu

Kutempuh melangkah membawa kenangan

Masih berharap dan terus meminta

Smoga Tuhan persatukan kita

[Bridge]

Cukup bagiku cukup cukuplah kamu

Jangan pergi tinggalkan aku

[Intro]

[Chorus]

Tiada lagi cinta yang bersemi di dalam hatiku

Cukup cukuplah kamu yang terindah di dalam hidupku

[Reff]

Waktu pun berjalan tanpa ada kamu

Sungguh ku sakit dan aku  merindu

Aku tak sanggup hidup tanpamu

Kutempuh melangkah membawa kenangan

Masih berharap dan terus meminta

Smoga Tuhan persatukan kita

Waktu pun berjalan tanpa ada kamu

Sungguh ku sakit dan aku  merindu

Aku tak sanggup hidup tanpamu

Kutempuh melangkah membawa kenangan

Masih berharap dan terus meminta

Smoga Tuhan persatukan kita

[Outro]

Cukup cukuplah cukup kamu untukku

Tak ada yang lain selain kamu


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-57 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Cukup Cukuplah Kamu


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 56 - Salahkah Bila Ku Berharap"


 

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 56 - Salahkah Bila Ku Berharap"


Judul Lagu: Salahkah Bila Ku Berharap

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2006 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Salahkah bila ku berharap

Memilikimu ingin bersamamu

Salahkah bila ku bermimpi

Hidupku bisa mendampingimu

[Chorus]

Yang ku inginkan

Hanyalah dirimu tiada yang lain

Yang kuharapkan

Milikimu bersamamu selamanya

[Reff]

Oh Tuhan berikan dia untuku

Aku kan selalu menyayanginya

Hanya pada-Mu aku memohon

Hanya pada-Mu aku berlindung

[Intro]

[Verse 2]

Mungkinkah engkau jadi bagian

Didalam hidupku slalu bersamaku

Tiada yang lain dihati ini

Hanya dirimu yang aku rindu

[Chorus]

Yang ku inginkan

Hanyalah dirimu tiada yang lain

Yang kuharapkan

Milikimu bersamamu selamanya

[Reff]

Oh Tuhan berikan dia untuku

Aku kan selalu menyayanginya

Hanya pada-Mu aku memohon

Hanya pada-Mu aku berlindung

Oh Tuhan kabulkan harapan ini

Tak sanggup bila ku hidup tanpanya

Hanya pada-Mu aku memohon

Hanya pada-Mu aku berlindung

[Outro]


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-56 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Salahkah Bila Ku Berharap


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-19 (Jangan Pernah Merasa Penting Didalam Kehidupan Orang Lain)

 


Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-19

(Jangan Pernah Merasa Penting Didalam Kehidupan Orang Lain)


“Jangan pernah merasa engkau adalah orang yang penting di kehidupan orang lain. Kenapa? karena ingat, sekarang bisa saja engkau dianggap berharga, tapi esok, tidak menutup kemungkinan engkau akan dianggap tidak berguna.

Oleh karena itu, konsepnya sederhana. Ketika kita berhubungan dengan orang lain, siapapun itu, terlalu dekat jangan, terlalu jauh jangan, sineger tengah, agar engkau tidak kecewa”
















Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-18 (Memilih di Mengerti Bukan Lagi di Cintai)

 


Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-18

(Memilih di Mengerti Bukan Lagi di Cintai)


“Suatu hari nanti, kamu tidak lagi berharap senang, melainkan berharap tenang. Memilih dimengerti bukan lagi dicintai. Lebih peduli diterima daripada dipuja.

Pada saat itu kamu berada pada maqam kepahaman, bahwa hati bukanlah tentang kebahagiaan dunia, melainkan kebahagiaan hakiki tentang Dia Sang Maha Cinta, Allah ‘‘azza wa jalla, yang selalu ada di dalam jiwa tanpa terhalang jeda”









Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya


ttd. Penulis Jejak Makrifat


Selasa, 24 Maret 2026

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-17 (Seseorang itu Gampang Berubah Pada Tiga Kondisi)


 Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-17

(Seseorang itu Gampang Berubah Pada Tiga Kondisi)


“Seseorang itu gampang berubah pada tiga kondisi. Saat dekat dengan penguasa, saat memegang jabatan, dan saat mendadak kaya setelah miskin. Barang siapa yang pernah mengalami ketiga hal itu, lalu tidak berubah pendiriannya, tidak berubah perangainya, berarti dialah orang yang lurus.

Kasauran Sayidina Ali karamallahu wajhah












Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya


ttd. Penulis Jejak Makrifat







Mira Maria feat Syair Langit Studio - Ada Rindu Ada Sayang (Official Video Clip)

  Mira Maria feat Syair Langit Studio - Ada Rindu Ada Sayang (Official Video Clip) Syair Langit Studio ( Music, Film, Vlog, Entertainment ) ...