Rabu, 25 Maret 2026

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 57 - Cukup Cukuplah Kamu"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 57 - Cukup Cukuplah Kamu"


Judul Lagu: Cukup Cukuplah Kamu

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2026 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Tak bisakah kau tunda dulu kepergian dirimu

Agar ku bisa ikhlas melepasmu

Meskipun aku tahu ku tak bisa jauh darimu

Namun ku slalu ingin didekatmu

[Chorus]

Mau tak mau aku harus menerima semua ini

Walau harus ku rela hari ku tanpa adanya kamu

[Reff]

Waktu pun berjalan tanpa ada kamu

Sungguh ku sakit dan aku  merindu

Aku tak sanggup hidup tanpamu

Kutempuh melangkah membawa kenangan

Masih berharap dan terus meminta

Smoga Tuhan persatukan kita

[Bridge]

Cukup bagiku cukup cukuplah kamu

Jangan pergi tinggalkan aku

[Intro]

[Chorus]

Tiada lagi cinta yang bersemi di dalam hatiku

Cukup cukuplah kamu yang terindah di dalam hidupku

[Reff]

Waktu pun berjalan tanpa ada kamu

Sungguh ku sakit dan aku  merindu

Aku tak sanggup hidup tanpamu

Kutempuh melangkah membawa kenangan

Masih berharap dan terus meminta

Smoga Tuhan persatukan kita

Waktu pun berjalan tanpa ada kamu

Sungguh ku sakit dan aku  merindu

Aku tak sanggup hidup tanpamu

Kutempuh melangkah membawa kenangan

Masih berharap dan terus meminta

Smoga Tuhan persatukan kita

[Outro]

Cukup cukuplah cukup kamu untukku

Tak ada yang lain selain kamu


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-57 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Cukup Cukuplah Kamu


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-33 (Jangan Bersahabat Dengan Tiga Macam Orang ini)

  Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-33 (Jangan Bersahabat Dengan Tiga Macam Orang ini) “Berhati-hatilah, jangan bersahabat dengan ketig...