Acara : Tabligh Akbar Memperingati Maulid Baginda Nabi Muhammad SAW
Waktu : Selasa Malam Rabu. 08 September 2026 M, Pukul 20:00 sampai selesai
Lokasi : Cibodas, Dusun Rancah Girang Kec. Rancah
Acara : Tabligh Akbar Memperingati Maulid Baginda Nabi Muhammad SAW
Waktu : Selasa Malam Rabu. 08 September 2026 M, Pukul 20:00 sampai selesai
Lokasi : Cibodas, Dusun Rancah Girang Kec. Rancah
Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-55 (Saat Terluka dan Kecewa)
“Saat kita terluka, saat kita kecewa, adakalanya kita menangis, tidak apa-apa, namanya juga manusia, asalkan air mata yang menetes itu engkau curahkan kepada yang Maha Memiliki kita, yakni Allah ‘azza wa jalla, maka setiap tetesan air mata yang mengalir, kelak akan menjadi saksi, bahwa engkau adalah hamba yang lemah, yang selalu memasrahkan segala sesuatunya hanya kepada Dia Sang Maha Cinta yakni Allah SWT.”
Raden Syair Langit - Ada Rindu Ada Sayang (Arabic Reggae Fusion)
Judul Lagu: Ada Rindu Ada Sayang
Cipta: Raden Syair Langit
Lagu ini dibuat pada tahun 2015 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.
Lirik:
[Intro]
[Verse 1]
Betapa, dalamnya cintaku ini kepadamu.
Begitu lama ku mengenalmu, tak pernah aku lupa.
Mengapa, kini rasa cinta ni semakin gila.
Hantui hariku bayangi jiwaku, begitu dalam membuatku kelam.
[Verse 2]
Harusnya, aku terima sakit di hati ini.
Sungguh ku tak tahu yang terjadi, sungguh aku tak mengerti.
Cobalah, kau pahami rasa di hatiku ini.
Tak sadarkah bila aku yang mencinta, cintaku begitu besar kepadamu.
[Reff]
Cintaku, begitu dalam, tak akan pernah tergantikan.
Walaupun, ombak di samudra, menerjang ku akan bertahan.
Cintaku, begitu besar, dirimu selalu di hatiku.
Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu.
[Intro]
[Verse 3]
Baiknya, ada ikatan di antara kita.
Agar tidak ada yang kecewa, ku harap bahagia.
Mungkinkah, engkaupun mengharap semua terjadi.
Adanya rindu adanya sayang, ikatan cinta di antara kita.
[Intro]
[Reff]
Cintaku, begitu dalam, tak akan pernah tergantikan.
Walaupun, ombak di samudra, menerjang ku akan bertahan.
Cintaku, begitu besar, dirimu selalu di hatiku.
Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu.
[Outro]
Cintaku, begitu dalam, adanya rindu ada sayang.
Walaupun, ombak di samudera, menerjang ku akan bertahan.
Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu.
Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-54
(Hati itu Ibarat Ibu Kota Sebuah Negara)
“Hati itu ibarat Ibu Kota sebuah Negara, jika Ibu Kotanya hancur, maka Negara-pun ikut hancur. Begitulah juga dengan hati manusia, jika hati rusak dan sakit, maka badan-pun akan ikut rusak dan sakit. Yang lebih berbahaya, adalah ketika mental, akhlak dan kelakuan manusia menjadi hancur rusak dan sakit.
Marodul qulub مرض القلوب bisa menyebabkan marodul abdan مرض الأبدان, sedangkan marodul abdan tidak menjadikan marodul qulub”