Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-55 (Saat Terluka dan Kecewa)
“Saat kita terluka, saat kita kecewa, adakalanya kita menangis, tidak apa-apa, namanya juga manusia, asalkan air mata yang menetes itu engkau curahkan kepada yang Maha Memiliki kita, yakni Allah ‘azza wa jalla, maka setiap tetesan air mata yang mengalir, kelak akan menjadi saksi, bahwa engkau adalah hamba yang lemah, yang selalu memasrahkan segala sesuatunya hanya kepada Dia Sang Maha Cinta yakni Allah SWT.”
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar