Sabtu, 25 Juli 2026

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-50 (Sifat Seorang Kesatria)


Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-50

(Sifat Seorang Kesatria)


“Salah satu alasan kenapa seseorang di sebut kesatria itu karena mereka tetap bertahan di saat yang lain telah lari bersembunyi dari medan perang.

Terkadang seorang kesatria dan pecundang itu memiliki perbedaan yang hanya terhalang sehelai keretas. Kesatria mati-matian memperjuangkan kemenangan, sedangkan pecundang mencari keuntungan dari kemenangan tersebut.

Seorang kesatria itu bisa melihat setiap masalah bisa ditangani, karena itu ia akan berani menceburkan diri ke dalam bahaya sebesar apapun.

Engkau tak akan mampu mengajak seorang kesatria untuk berprilaku tak jujur, karena jika engkau berhasil, sebenarnya engkau hanya berhasil menggoda orang-orang yang berpura-pura menjadi seorang kestria, dan pada hakikatnya mereka itu hanyalah pecundang.

Seorang kesatria akan menempa dirinya dengan ribuan hari pelatihan, karena jika tidak demikian, tidak mungkin mereka mampu bertahan dalam kondisi yg sangat menakutkan.

Bagaikan sebilah pedang, semakin keras ditempah, semakin kuat pula pedang tersebut. Begitulah para kesatria memaknai penderitaan yang dialaminya”


Penjelasan:

Kesatria adalah simbol keberanian, kejujuran, dan keteguhan hati. Seorang kesatria bukan sekadar mereka yang mengangkat senjata di medan perang, tetapi juga mereka yang berperang melawan hawa nafsu, melawan ketakutan dalam dirinya, serta menegakkan kebenaran walau seluruh dunia menentangnya.
Perbedaan antara kesatria dan pecundang terkadang sangat tipis. Pecundang mungkin terlihat gagah dari luar, namun ketika berhadapan dengan ujian yang nyata, ia akan mencari aman, lari dari tanggung jawab, bahkan mengambil keuntungan dari hasil perjuangan orang lain. Sedangkan kesatria, betapapun berat ujian yang menimpanya, tetap memilih untuk bertahan. Ia tidak bersembunyi, ia tidak lari, karena dalam dirinya ada jiwa pengorbanan.
Seorang kesatria sejati tidak akan tergoda dengan tipu daya untuk berbuat curang atau meninggalkan kejujuran. Jika ia masih bisa diperdaya untuk berlaku tidak jujur, itu tanda bahwa ia belum menjadi kesatria, melainkan hanya berpura-pura. Kesatria juga sadar bahwa dirinya tidak lahir dalam keadaan siap, tetapi ia ditempa oleh latihan, pengalaman, dan penderitaan yang panjang. Penderitaan yang dialaminya bukan dianggap beban, tetapi justru ditempatkan sebagai jalan pembentukan diri.
Bagaikan sebilah pedang, semakin lama ditempa api dan pukulan palu, semakin tajam dan kuatlah ia. Demikian pula seorang kesatria, semakin besar rintangan yang ia hadapi, semakin kuat jiwanya, semakin tinggi derajatnya, dan semakin layak ia disebut sebagai kesatria sejati.
Al-Qur’an - Tentang Kesabaran dan Keberanian di Medan Perjuangan
اللَّهُ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُم بُنْيَانٌ مَّرْصُوصٌ
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti bangunan yang kokoh.”
(QS. Ash-Shaff: 4)
Ayat ini menunjukkan bahwa seorang kesatria adalah sosok yang teguh, tidak goyah, dan penuh pengorbanan.
Hadis Rasulullah saw - Tentang Kesatria Sejati
لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِندَ الغَضَبِ
Bukanlah orang kuat itu yang pandai bergulat, akan tetapi orang kuat adalah yang mampu menguasai dirinya ketika marah.”
(HR. Bukhari Muslim)
Hadist ini menegaskan bahwa kesatria sejati bukan hanya kuat fisiknya, melainkan kuat jiwanya, mampu menahan nafsu, dan tetap menjaga kejujuran serta kesabaran.

Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya

ttd. Penulis Jejak Makrifat


Kamis, 23 Juli 2026

Raden Syair Langit "Jangan Bangga Dengan Amalmu, Banggalah Dengan Rahmat Allah"

 


Raden Syair Langit "Jangan Bangga Dengan Amalmu, Banggalah Dengan Rahmat Allah"


Salah satu hijab yang paling halus adalah ketika seseorang mulai memandang besar amal yang telah ia kerjakan.

Ia merasa telah banyak shalat, banyak bersedekah, banyak berdakwah, dan banyak berbuat baik. Padahal, semakin dekat seorang hamba kepada Allah, semakin kecil ia memandang dirinya sendiri.

Para kekasih Allah tidak pernah bergantung kepada amal mereka. Mereka lebih menggantungkan harapan kepada rahmat-Nya.

Sebab mereka memahami, seandainya Allah tidak memberikan taufik, niscaya mereka pun tidak akan mampu bersujud walau hanya satu kali.

Maka janganlah engkau menghitung-hitung amalmu, tetapi hitunglah betapa banyak nikmat Allah yang belum mampu engkau syukuri.

Ketika engkau melihat amal sebagai karunia, bukan sebagai prestasi, saat itulah kesombongan mulai sirna, dan keikhlasan tumbuh di dalam hati.

Semoga Allah menjaga hati kita dari rasa ujub, melimpahkan keikhlasan dalam setiap amal, dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba yang memperoleh rahmat-Nya.


Senin, 20 Juli 2026

Raden Syair Langit "Jangan Terlalu Sibuk Mencari Pengakuan Manusia"


 Raden Syair Langit "Jangan Terlalu Sibuk Mencari Pengakuan Manusia"


Ada satu kelelahan yang tidak pernah selesai, yaitu ketika seseorang menjadikan penilaian manusia sebagai tujuan hidupnya.

Ia akan terus berusaha terlihat hebat, ingin dipuji, ingin diakui, dan ingin dimengerti oleh semua orang. Padahal, hati manusia selalu berubah, sedangkan ridha Allah tidak pernah berubah.

Orang yang telah mengenal Tuhannya akan lebih sibuk memperbaiki batinnya daripada menghias penampilannya.

Sebab yang menjadikan seorang hamba mulia bukanlah banyaknya mata yang memandang, melainkan sejauh mana Allah berkenan memandangnya dengan rahmat.

Jangan gelisah apabila engkau tidak dikenal manusia. Gelisahlah apabila hatimu mulai jauh dari Allah.

Karena ketika hubunganmu dengan Allah telah baik, maka engkau tidak lagi hidup untuk mengejar tepuk tangan dunia. Engkau akan hidup dengan hati yang tenang, langkah yang ringan, dan jiwa yang telah mengerti akan makna dari hakikat hidup yang sebenarnya.



KEADILAN TEGAK ! Skenario Gendong Argentina & Messi Akhirnya RUNTUH di Final Piala Dunia 2026


KEADILAN TEGAK ! Skenario Gendong Argentina & Messi Akhirnya RUNTUH di Final
Mitos "tim settingan" itu nyata, tapi malam ini sepak bola diselamatkan oleh Spanyol
@rsleleven 🏆 KEADILAN TEGAK ! Skenario Gendong Argentina & Messi Akhirnya RUNTUH di Final 🇪🇸 Mitos "tim settingan" itu nyata, tapi malam ini sepak bola diselamatkan oleh Spanyol #radensyairlangit #rsleleven #syairlangitstudio #pialadunia2026 #wordcup2026 ♬ suara asli - RSL Eleven

Raden Syair Langit "Jangan Menilai Kehidupan Orang Lain Dari Apa yang Terlihat"


 



Sabtu, 18 Juli 2026

DRAMA 10 GOL DI PEREBUTAN JUARA KE-3 PIALA DUNIA 2026


DRAMA 10 GOL DI PEREBUTAN JUARA KE-3 PIALA DUNIA 2026

Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menyajikan salah satu laga paling gila dalam sejarah sepak bola. Inggris sukses membungkam Prancis dengan skor ketat 6-4 lewat drama yang menguras emosi.

The Three Lions tampil kesetanan di babak pertama dan langsung unggul telak 4-0 berkat gol cepat Declan Rice, Ezri Konsa, serta brace dari Bukayo Saka. Namun, Les Bleus menolak menyerah di babak kedua. Dipimpin sang kapten Kylian Mbappé yang mencetak dua gol (brace) plus sumbangan gol Bradley Barcola, Prancis sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3.

Ketegangan memuncak di menit-menit akhir. Bukayo Saka berhasil melengkapi catatan hat-trick-nya lewat titik putih untuk memperlebar keunggulan Inggris.

Prancis sempat membalas lagi lewat aksi Ousmane Dembélé pada masa injury time, sebelum akhirnya Jude Bellingham mengunci kemenangan mutlak Inggris menjadi 6-4.

Dengan hasil ini, Inggris berhak membawa pulang medali perunggu, yang menjadi pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia sejak tahun 1966.

Di sisi lain, dua gol Kylian Mbappé di laga ini resmi membuatnya memimpin perburuan Sepatu Emas sekaligus memecahkan rekor gol sepanjang masa turnamen.

Pertandingan penutup yang luar biasa dari kedua tim. 


Jumat, 17 Juli 2026

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-49 (Jangan Banyak Berdebat Dengan Orang Bodoh)


Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-49

(Jangan Banyak Berdebat Dengan Orang Bodoh)

“Jangan banyak berdebat dengan orang bodoh, agar engkau tidak kehilangan wibawamu. Dan jangan banyak bercanda apalagi berlebih-lebihan, semua itu agar engkau tidak dikurang ajari”


Penjelasan:

Mutiara ini mengajarkan adab seorang salik dalam menjaga kehormatan diri dan kemuliaan ilmu. Seorang murid jalan sufi tidak boleh membuang waktunya untuk berdebat dengan orang bodoh, yakni orang yang keras kepala, tidak mencari kebenaran, hanya ingin memenangkan ucapan, dan menutup diri dari hikmah. Berdebat dengan mereka tidak akan menghasilkan kebenaran, justru hanya menimbulkan kebencian, pertengkaran, dan hilangnya wibawa. Ilmu seorang salik tidak akan nampak indah bila dihamburkan dalam perdebatan yang sia-sia.

Ulama salaf mengatakan: “Aku tidak pernah menang dalam berdebat dengan orang berilmu, dan tidak pernah kalah bila berdebat dengan orang bodoh.” Maksudnya, orang berilmu jika kalah akan menerima dan mengambil hikmah, tetapi orang bodoh walau kalah akan tetap membantah. Maka seorang yang berakal lebih memilih diam, karena diamnya lebih bijaksana daripada membuang tenaga untuk menghadapi kebodohan.

Demikian pula dalam pergaulan, seorang salik diajarkan untuk menjaga ucapannya dari terlalu banyak bercanda. Canda yang sedikit dapat menyenangkan hati, namun bila berlebihan akan menjatuhkan kewibawaan. Terlalu banyak canda membuat orang lain meremehkan, bahkan menganggapnya kurang ajar. Sementara hati seorang salik haruslah selalu terjaga, serius dalam ibadah, lembut dalam akhlak, dan bercanda secukupnya tanpa melampaui batas.

Jalan tasawuf adalah jalan keseimbangan. Seorang salik boleh bergurau untuk menghibur hati, tetapi tetap menjaga kesopanan. Ia boleh berbicara untuk menasihati, tetapi tidak tenggelam dalam debat kusir. Inilah adab yang memelihara wibawa, menjaga ilmu dari kehinaan, dan menjadikan lisannya cahaya kebaikan.

Allah Ta‘ala berfirman:

وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا 

Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati, dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, “Salam.”

 (QS. Al-Furqan: 63)

Ayat ini menunjukkan adab para hamba Allah yang arif: mereka tidak melayani kebodohan dengan kebodohan, melainkan dengan kedamaian dan meninggalkan perdebatan.

Rasulullah saw bersabda:

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا

Aku menjamin sebuah rumah di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan, walaupun ia berada di pihak yang benar.”

(HR. Abu Dawud)

Dan tentang bercanda, Rasulullah saw bersabda:

لَا تُكْثِرِ الضِّحْكَ، فَإِنَّ كَثْرَةَ الضِّحْكِ تُـمِيتُ الْقَلْبَ

“Janganlah terlalu banyak tertawa, karena banyak tertawa dapat mematikan hati.”

(HR. Tirmidzi)

Inti Hikmah

Mutiara ini menegaskan bahwa kemuliaan seorang salik terletak pada diam yang bijaksana dan ucapan yang terjaga.

Jangan habiskan waktumu untuk berdebat dengan orang yang bodoh, karena itu hanya menurunkan martabat.

Jangan berlebihan dalam bercanda, karena itu hanya akan menghilangkan kewibawaan.

Jagalah lisan, karena ia adalah cermin hati dan kunci kemuliaan seorang pencari Allah.


Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya

ttd. Penulis Jejak Makrifat

Jadwal Perebutan Tempat Ketiga & Final Piala Dunia 2026


Jadwal Perebutan Tempat Ketiga & Final Piala Dunia 2026

Perebutan Tempat Ketiga

Pertandingan: Prancis vs Inggris

Hari & Tanggal: Minggu, 19 Juli 2026

Waktu Kick-off: Pukul 04.00 WIB

Stadion: Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Amerika Serikat

Babak Final

Pertandingan: Spanyol vs Argentina

Hari & Tanggal: Senin, 20 Juli 2026

Waktu Kick-off: Pukul 02.00 WIB (Dini Hari)

Stadion: Stadion MetLife, New York/New Jersey, Amerika Serikat


Sang CR7 Criatiano Ronaldo Menjadi Orang Pertama di Dunia yang Memiliki 1 Miliyar Pengikut


Sang CR7 Criatiano Ronaldo Menjadi Orang Pertama di Dunia yang Memiliki 1 Miliyar Pengikut

@rsleleven Sang CR7 Criatiano Ronaldo Menjadi Orang Pertama di Dunia yang Memiliki 1 Miliyar Pengikut #radenayairlangit #syairlangitstudio #rsleleven #cristianoronaldo #cr7 ♬ suara asli - RSL Eleven

Rabu, 15 Juli 2026

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-48 (Seseorang yang Selalu di Rindukan)


Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-48

(Seseorang yang Selalu di Rindukan)


“Tidak sedikit manusia yang telah tiada namun nama baik mereka tetap terjaga, kehidupannya dikenang sepanjang masa, meninggalkan kebaikan kepada sesama.

Jasad mereka telah mati, namun hakikatnya mereka tetap hidup. Kenangan mereka selalu di hati, dan cerita hidupnya tak pernah redup.

Lalu sebaliknya, banyak manusia yang masih hidup, tapi sekaan-akan mereka ini telah mati. Kehidupannya tidak berguna, ke-ingkarannya semakin merajalela. Saat ada, mereka dibenci. Saat mati, mereka disyukuri.

Jadilah manusia yang disaat engkau meninggal, semua orang menangisimu, dan saat engkau hidup, semua orang merindukanmu” 


Penjelasan:

Mutiara ini mengajarkan bahwa ukuran hidup manusia bukanlah panjang pendeknya usia, bukan pula banyak sedikitnya harta, melainkan jejak kebaikan yang ia tinggalkan. Ada manusia yang telah wafat ratusan tahun, tetapi nama mereka tetap harum, doa-doa terus dipanjatkan untuknya, dan manfaat ilmu serta amalnya terus mengalir hingga hari kiamat. Inilah tanda kehidupan yang hakiki: meski jasad telah kembali ke tanah, ruh dan amalnya tetap hidup di hati manusia.

Sebaliknya, ada manusia yang meski masih hidup, namun seakan-akan ia telah mati. Hidupnya tidak memberi manfaat, kehadirannya menjadi beban, ucapannya menyakiti, tindakannya merusak. Orang-orang tidak merindukannya, bahkan merasa lega bila ia tiada. Hidup semacam ini sesungguhnya adalah kematian dalam kehidupan, karena yang bergerak hanyalah jasad, sementara hatinya mati dari cahaya Allah.

Oleh karena itu, seorang salik diingatkan agar menjadi manusia yang dikenang kebaikannya, dirindukan amalnya, ditangisi kepergiannya, dan disyukuri keberadaannya. Hidupnya menjadi rahmat, wafatnya menjadi kehilangan, karena di dalam dirinya ada cahaya Allah yang selalu memberi manfaat bagi sesama.

Allah Ta‘ala berfirman:

وَلَا تَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمْوَٰتًۭا ۚ بَلْ أَحْيَآءٌ عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ

“Janganlah engkau mengira orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.”

(QS. Ali ‘Imran: 169)

Ayat ini menegaskan bahwa hakikat kehidupan bukanlah jasad, tetapi ruh yang terhubung dengan Allah.

Rasulullah saw bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.”

(HR. Muslim)

Hadist ini menegaskan bahwa meskipun jasad terkubur, amalnya tetap hidup dan terus mengalir manfaatnya.

Rasulullah saw juga bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”

(HR. Ahmad, Thabrani)

Maka ukuran kemuliaan hidup adalah seberapa besar manfaat yang ia berikan.

Inti Hikmah

Kehidupan sejati adalah yang meninggalkan jejak kebaikan. Kematian sejati bukanlah ketika ruh keluar dari jasad, melainkan ketika hati mati dari dzikrullah.

Manusia yang dirindukan adalah manusia yang menghadirkan cahaya Allah dalam hidupnya, hingga ia tetap hidup meski jasad telah terkubur.


Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya

ttd. Penulis Jejak Makrifat


DRAMATIS ! ARGENTINA SINGKIRKAN INGGRIS DAN TEMBUS KEBABAK FINAL


DRAMATIS ! ARGENTINA SINGKIRKAN INGGRIS DAN TEMBUS KEBABAK FINAL

Laga klasik penuh tensi tinggi di semifinal Piala Dunia 2026 berakhir dengan epic. Comeback luar biasa dari sang juara bertahan, Argentina. Sempat tertinggal lebih dulu, Messi dkk berhasil mengubur mimpi Three Lions di menit-menit akhir laga.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Inggris sempat membuka asa lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55, memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers. Tertinggal 0-1, anak asuh Lionel Scaloni langsung menaikkan intensitas serangan secara agresif.

Tembok tebal Inggris akhirnya runtuh di menit ke-85 setelah Enzo Fernandez melepaskan tembakan jarak jauh spektakuler yang gagal dihalau Jordan Pickford.

Skor imbang 1-1 membuat atmosfer stadion makin bergemuruh.

Petaka bagi Inggris datang di masa injury time (90+2'). Berawal dari bola rebound sundulan Alexis Mac Allister yang mengenai tiang gawang, Messi dengan jeli menguasai bola dan melepaskan umpan silang akurat yang disambar oleh Lautaro Martinez menjadi gol kemenangan.

taktik bertahan Thomas Tuchel pasca unggul harus dibayar mahal oleh skuad Inggris.

Pelatih Inggris ini tidal berkaca pada pertandingan yang sudah-sudah. 

Saat mereka unggul malah bertahan, ini adalah strategi yang sering patah oleh agresifnya permainan Argentina. 

Skor akhir 2-1 memastikan langkah Argentina melaju ke babak final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Spanyol pada Senin (20/7/2026) mendatang.


Bagaimana Tanggapan Raden Syair Langit Terhadap Sepak Bola Seperti Piala Dunia yang Suka Dijadikan Ajang Judi?


 


Spanyol Hancurkan Mimpi Prancis Menjuarai Piala Dunia 2026


Spanyol Hancurkan Mimpi Prancis Menjuarai Piala Dunia 2026 Ini ulasan lengkapnya, mengapa squad Les Bleus berhasil di singkirkan oleh squad La Furia Roja. 

SPANYOL TEMBUS FINAL PIALA DUNIA SETELAH MENUMBANGKAN PRANCIS


SPANYOL TEMBUS FINAL PIALA DUNIA SETELAH MENUMBANGKAN PRANCIS

Langkah dominan La Furia Roja tak terbendung. Spanyol resmi mengamankan tiket pertama ke partai puncak Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat.

Skuad asuhan Luis de la Fuente tampil sangat disiplin dan klinis sejak menit awal pertandingan. Gol keunggulan Spanyol dibuka oleh eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22, menyusul kemelut di area terlarang akibat sapuan lini belakang Prancis yang gagal.

Prancis yang dimotori oleh Kylian Mbappe mencoba membalas, namun rapatnya barisan pertahanan Spanyol serta performa gemilang Unai Simon di bawah mistar gawang sukses membuat frustrasi lini serang Les Bleus.

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Prancis justru kembali bergetar di babak kedua. Memanfaatkan umpan matang dari Dani Olmo, Pedro Porro mencetak gol kedua Spanyol pada menit ke-58 melalui aksi yang memukau.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil ini, impian Prancis untuk mencetak hat-trick final beruntun harus kandas. Mereka kini harus puas berlaga di perebutan tempat ketiga. Sementara itu, Spanyol melaju ke babak Final dan menunggu pemenang dari laga semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina.

⚽ Pencetak Gol:

🇪🇸 Spanyol: M. Oyarzabal (22' P), P. Porro (58')


Kajian Abah Raden Syair Langit "Yang Harus Kita Hawatirkan Saat Mendapat Kesenangan & Kesusahan"


Kajian Abah Raden Syair Langit "Yang Harus Kita Hawatirkan Saat Mendapat Kesenangan & Kesusahan"


Minggu, 12 Juli 2026

Kajian Kitab Sajatining Mulyo Pasal Ke-4 Perjalanan Ruhaniyah Didalam Tujuh Tahapan (Bagian Ke-3) Kulewati Waktu Dengan Bijaksana




Kajian Kitab Sajatining Mulyo Pasal Ke-4 Perjalanan Ruhaniyah Didalam Tujuh Tahapan (Bagian Ke-3) Kulewati Waktu Dengan Bijaksana

Kulewati Waktu Dengan Bijaksana

أَجْتَازُ ٱلزَّمَانَ بِحِكْمَةٍ

Pada kalimat ketiga tertulis: “Kulewati waktu dengan bijaksana.” Sebuah ungkapan yang bukan sekedar barisan kata, melainkan pancaran maqam ruhani seorang salik yang telah mengarungi samudra perjalanan menuju Sang Kekasih. Kalimat ini mengisyaratkan sampainya seorang penempuh jalan (salik) pada puncak tujuan hidupnya: makrifatullah, mengenal Allah dengan sebenar-benarnya, dengan pengenalan yang diliputi cahaya tauhid, kesadaran Ilahiah, dan ketundukan total kepada Yang Maha Ada.

Kepahaman itu tak diperoleh dalam satu malam, tapi merupakan buah dari proses panjang, tarbiyah demi tarbiyah, mujahadah demi mujahadah, dalam bimbingan mursyid dan penjagaan terhadap syariat yang lurus. Ia menempuh jalan yang tak menyelisihi batas-batas Allah dan sunnah Nabi-Nya. Maka ketika sampai pada derajat ini, langkahnya kokoh, pandangannya jernih, dan hatinya terjaga. Ia tak mudah tergelincir oleh bisikan dunia, sebab ia telah menempuhnya dengan ilmu, adab, dan mahabbah.

Kebijaksanaan yang memancar dari dirinya bukan berasal dari retorika atau buku-buku filsafat, melainkan dari pancaran nur hakikat, hasil perjalanannya dalam mencari makna cinta yang murni dari Sang Pemilik Cinta, yakni Allah ʿ’azza wa jalla. Betapa dalam rasa itu. Sulit dijelaskan dengan kata, tak terlukis oleh pena. Sebab apa yang terjadi dalam batin seseorang yang tengah jatuh cinta kepada Allah, hanya bisa dirasakan oleh mereka yang juga sedang diliputi cinta-Nya. Dalam cinta itu, jiwa menjadi tentram, hati menjadi damai, karena ia sedang bersama Dzat yang menciptakan rasa damai itu sendiri.

Dan ketika sampai pada tahapan ini, perjalanannya menjadi ringan. Hatinya hanya tertuju kepada-Nya. Ia hidup untuk Allah, bergerak karena Allah, dan kembali kepada Allah. Seluruh denyut hidupnya adalah لِلَّهِ، بِاللَّهِ، مِنَ اللَّهِ، إِلَى اللَّهِ

لِلَّهِ Untuk Allah

بِاللَّهِ Dengan (pertolongan/kuasa) Allah

مِنَ اللَّهِ Dari Allah

إِلَى اللَّهِ Menuju kepada Allah

Keempat ungkapan ini adalah intisari dari jalan para salik dan ruh kalimat ikhlas, yaitu: seluruh amal diniatkan untuk Allah, dilakukan dengan pertolongan Allah, sadar bahwa semua berasal dari Allah, dan pada akhirnya kembali kepada-Nya.

Ia memulai dengan kehendak untuk mencari ("Aku berjalan di atas udara"), lalu ia melangkah dengan kewaspadaan dan kehati-hatian ("Air mengalir di bawah kakiku"). Lalu ia berkata penuh kesadaran ruhani ("Kulewati waktu dengan bijaksana"), karena ia mencari dengan niat yang murni, melangkah dengan waspada, maka akhirnya ia menemukan. Ia menemukan dan ia larut dalam cahaya perjumpaan.

Sebagaimana dikatakan oleh Syekh Muhammad Saʿid Ramadhan Al-Buṭi (الشيخ محمد سعيد رمضان البوطي)

العَارِفُ بِاللَّهِ هُوَ الَّذِي يَبْلُغُ بِالتَّوْحِيدِ وَالثِّقَةِ وَالتَّوَكُّلِ وَالتَّفْوِيضِ إِلَى اللَّهِ دَرَجَةً تَفْنَى فِيهَا إِرَادَاتُهُ تَحْتَ إِرَادَةِ اللَّهِ، وَتَذُوبُ الْأَسْبَابُ تَحْتَ قُدْرَتِهِ، وَيَنْصَهِرُ كُلُّ مَا يَظْهَرُ تَحْتَ نُورِ شُهُودِهِ.

“ʿArif billah adalah orang yang dengan tauhid, kepercayaan, tawakal, dan kepasrahannya kepada Allah, mencapai derajat di mana kehendaknya fana dalam kehendak Allah. Segala sebab meleleh di bawah kekuasaan-Nya, dan segala yang tampak meleleh dalam cahaya penyaksian-Nya”

Pemerintah Israel berikan dukungan penuh dihadapan Presiden Argentina "Juli ini bawa kemenangan ke-4 Piala Dunia untuk Argentina"


Pemerintah Isriwil berikan dukungan penuh dihadapan Presiden Argentina

"Juli ini bawa kemenangan ke-4 Piala Dunia untuk Argentina"

Ayo para fans Argentina ngumpul ngumpul bareng si Z1on1s p3mbunbun muslim di P4l3st1n


@rsleleven Pemerintah Isriwil berikan dukungan penuh dihadapan Presiden Argentina "Juli ini bawa kemenangan ke-4 Piala Dunia untuk Argentina" Ayo para fans Argentina ngumpul ngumpul bareng si Z1on1s p3mbunbun muslim di P4l3st1n ☺ #rsleleven #pialadunia #wordcup2026 ♬ suara asli - RSL Eleven

Dua Sikap yang Sangat Berbeda yang di Tunjukan Prancis & Argentina Saat Mengalahkan Lawannya


Dua Sikap yang Sangat Berbeda yang di Tunjukan Prancis & Argentina Saat Mengalahkan Lawannya
@rsleleven Dua Sikap yang Sangat Berbeda yang di Tunjukan Prancis & Argentina Saat Mengalahkan Lawannya #rsleleven #prancis #argentina #pialadunia2026 #wordcup2026 ♬ suara asli - RSL Eleven

Jadwal Semi Final Piala Dunia 2026


Jadwal Semi Final Piala Dunia 2026


Prancis vs Spanyol

Hari & Tanggal: Rabu, 15 Juli 2026

Jam Tayang: 02.00 WIB (Dini Hari)

Stadion: Stadion AT&T (Dallas Stadium), Arlington, Texas, Amerika Serikat.

Inggris vs Argentina

Hari & Tanggal: Kamis, 16 Juli 2026

Jam Tayang: 02.00 WIB (Dini Hari)

Stadion: Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat


Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-50 (Sifat Seorang Kesatria)

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-50 (Sifat Seorang Kesatria) “Salah satu alasan kenapa seseorang di sebut kesatria itu karena mereka tet...