Telah Hadir Karya Lagu ke-72 Dari Raden Syair Langit “مَحَبَّةٌ سَمَاوِيَّةٌ” Mahabbatus Samawiyyah
Sebuah karya yang lahir bukan sekadar dari untaian kata dan nada, melainkan dari kedalaman ruh yang sedang mengetuk pintu langit dengan doa, cinta, dan kepasrahan.
Pada 28 Februari 2026 bertepatan dengan 10 Ramadhan 1447 H, Raden Syair Langit kembali mempersembahkan sebuah mahakarya spiritual bertajuk “Mahabbatus Samawiyyah”, dan baru di ekspos pada hari selasa 12 Mei 2026 M, — cinta langit yang suci, cinta yang tidak hanya berakar pada rasa manusia, tetapi tumbuh dari cahaya Ilahiah yang ditanamkan langsung ke dalam relung jiwa.
Lagu ini bukan hanya sebuah lantunan religi. Ia adalah munajat. Ia adalah bisikan hati yang dijaga dalam diam. Ia adalah perjalanan seorang hamba yang memohon agar cintanya tidak menjadi hijab dari Tuhannya, melainkan menjadi jalan yang semakin mendekatkannya kepada Allah.
Dalam setiap baitnya, “Mahabbatus Samawiyyah” menghadirkan nuansa sufistik yang lembut namun dalam. Mengajarkan bahwa cinta sejati bukan sekadar memiliki, melainkan menjaga kesucian rasa agar tetap berada di bawah naungan ridha-Nya.
Karya ke-72 ini menjadi penanda perjalanan panjang Raden Syair Langit dalam merajut syair-syair ruhani yang memadukan cinta, doa, dzikir, dan penghambaan dalam satu harmoni yang agung. Sebuah persembahan yang tidak hanya ingin didengar oleh telinga, tetapi juga ingin menetap di dalam hati.
“Jadikan cintaku kepadanya sebagai ibadah,
jadikan rinduku kepadanya sebagai dzikir.”
Semoga karya ini menjadi wasilah kebaikan, penyejuk jiwa, dan pengingat bahwa cinta paling indah adalah cinta yang tetap menempatkan Allah di atas segala-galanya.
—
Raden Syair Langit
Pencipta Syair-Syair Ruhani
مَحَبَّةٌ سَمَاوِيَّةٌ
Mahabbatus Samawiyyah
Judul: Mahabbatus Samawiyyah (مَحَبَّةٌ سَمَاوِيَّةٌ)
Cipta: Raden Syair Langit
Lagu ini dibuat pada: 28 Februari 2026 / 10 Ramadhan 1447 H)
“Cinta yang berasal dari langit, yaitu cinta yang suci dan bersifat ilahiah.”
(Intro)
(Spoken Word)
يَا ٱللَّهُ
أَنْتَ ٱلَّذِي زَرَعْتَ ٱلشُّعُورَ فِي ٱلصُّدُورِ
وَأَنْتَ ٱلَّذِي أَنْبَتَّ ٱلْمَحَبَّةَ بِلَا صَوْتٍ
وَأَنْتَ ٱلَّذِي حَفِظْتَ سِرَّ ٱلْقَلْبِ طُولَ هَٰذِهِ ٱلْمُدَّةِ
يَا رَبِّ
إِنَّ هَٰذِهِ ٱلْمَحَبَّةَ ٱلَّتِي أَوْدَعْتَهَا فِي قَلْبِي لَيْسَتْ مُجَرَّدَ رَغْبَةٍ مِنِّي
بَلْ هِيَ عَطِيَّةٌ مِنْكَ حَفِظْتَهَا فِي رُوحِي
فَلَا تَجْعَلْهَا عِنْدَكَ ضَائِعَةً
يَا ٱللَّهُ
إِنِّي أَسْأَلُكَ بِيَقِينٍ تَامٍّ
أَنْ تَجْمَعَنِي بِهَا فِي رِبَاطٍ تَرْضَاهُ
وَٱكْتُبِ ٱسْمِي عِنْدَهَا زَوْجًا فِي ٱلدُّنْيَا وَفِي ٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِي ٱخْتَرْتَهَا لَهَا
وَلَيِّنْ قَلْبَهَا لِي بِلُطْفٍ مِنْكَ
وَقَرِّبْ خُطَانَا فِي طَرِيقٍ بَارَكْتَهُ
يَا ٱللَّهُ يَا أَحَبَّ الْمُحِبِّينَ
ٱجْعَلْ مَحَبَّتِي لَهَا عِبَادَةً
وَٱجْعَلْ شَوْقِي إِلَيْهَا ذِكْرًا
وَٱجْعَلِ ٱنْتِظَارِي لَهَا صَبْرًا تُثِيبُنِي عَلَيْهِ
يَا رَبِّ
لَا تَجْعَلْ مَحَبَّتِي لَهَا أَعْظَمَ مِنْ مَحَبَّتِي لَكَ
وَكُنْ أَنْتَ ٱلْأَعْلَى فِي قَلْبِي دَائِمًا
وَٱجْعَلْهَا سَبَبًا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ
وَلَا تَجْعَلْهَا سَبَبًا يُلْهِينِي عَنْكَ
أَنَا مُوقِنٌ بِكَ
وَرَاضٍ بِقَضَائِكَ
وَمُسْتَسْلِمٌ لِقُدْرَتِكَ
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِ
إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
آمِينَ
(Verse 1)
Wahai Allah
Engkau yang menanamkan rasa di dalam dada
Engkau yang menumbuhkan cinta tanpa suara
Engkau yang menjaga rahasia hati sepanjang waktu ini
(Verse 2)
wahai Tuhanku
sungguh cinta yang Kau titipkan di dalam hatiku
bukan sekedar keinginan pada diriku
tapi ini anugerah yang Kau pelihara di dalam ruhku
(Reff)
Wahai Allah
sesungguhnya aku memohon kepada-Mu
agar Engkau satukan aku dengannya
dalam ikatan yang Engkau ridoi
dan tuliskan
namaku di sisinya sebagai pasangan
di dunia dan abadi sampai di surga
kau pilihkan aku sebagai kekasih untuknya
(Intro)
(Verse 3)
Wahai Allah
lembutkan hatinya untukku dengan kelembutan-Mu
Dekatkan langkah kami dalam jalan yang Kau berkahi
Wahai Allah Yang Paling Mencintai di antara para pencinta
(Verse 4)
Jadikanlah
cintaku kepadanya sebagai ibadah
Jadikan rinduku padanya sebagai dzikir
Jadikan penantianku kesabaran yang Engkau beri pahala
(Reff)
Wahai Tuhanku.
Jangan Engkau jadikan cintaku padanya
lebih besar daripada cintaku kepada-Mu
Dan jadilah Engkau Yang paling tinggi di dalam hati
Dan jadikan dia sebab yang mendekatkanku kepada diri-Mu
jangan Engkau jadikan dia melalaikanku
Aku yakin pada-Mu
Dan aku rido atas ketetapan-Mu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar