Kamis, 04 Juni 2026

Dadan Eks Ketua MBG Tersandung Korupsi 1 Miliar Sehari, Raden Syair Langit Angkat Bicara

 


Dadan Eks Ketua MBG Tersandung Korupsi 1 Miliar Sehari, Raden Syair Langit Angkat Bicara

Raden Syair Langit bersuara, Asli, saya masih ngelus dada. Tiga tersangka sekaligus, Kepala BGN, Si Dadan Hindayana, dan dua wakilnya, Sony Sonjaya dan juga Lodewych Pusung, ternyata hanya kurang lebih 24 jam, mereka sudah memakai baju KOTORBLOK sudah diborgol oleh Kejaksaan Agung.

KOTORBLOK ( Koruptor G0bl0k)

Harus tahu kasusnya. Kejagung bilang ketiga tersangka melakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN, sehingga yayasan-yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG adalah yayasan yang terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN. Tahu kan kalian? Yayasan-yayasan itu ngelola program MBG dengan anggaran tahun 2025, 85 triliun lebih. 2026 melonjak 268 triliun.

Tiap hari mereka dapat insentif miliaran rupiah dari yayasan-yayasan itu. Gila enggak? 1 miliar sehari.

Gilanya lagi, ketiga tersangka ini juga melakukan intervensi penyusunan anggaran, sehingga pengadaan tidak sesuai kebutuhan nyata di lapangan dan mark up harga pengadaan. Tahu kan kemarin yang rame-rame? Pengadaan barang fiktif, mark up anggaran mulai dari puluhan ribu motor listrik—masih ingat nilainya? 1 triliun rupiah—hingga 30.000 pasang sepatu yang tidak sesuai peruntukan untuk program MBG.

Ketiganya dijerat Pasal 603, 604 KUHP, tindak pidana korupsi yang merugikan negara serta penyalahgunaan wewenang dalam jabatan (abuse of power). Ancaman hukuman maksimal 20 tahun atau seumur hidup penjara.

Sesusah itukah mencari orang yang betul-betul berintegritas, amanah saat sudah dikasih jabatan?

Diantara kebijakan si Dadan Eks Ketua MBG yang bikin kita sakit perut

1. Wacana Menu Serangga dan Ulat Sagu.

Dadan sempat membuat heboh publik dengan mengusulkan serangga dan ulat sagu sebagai alternatif sumber protein lokal dalam program MBG. Alih-alih fokus pada daging, telur, atau ikan yang umum di Indonesia, usulan menu ekstrem ini dinilai publik sangat aneh dan tidak layak untuk anak-anak sekolah

2. Klaim Anaknya Tinggi karena Minum Susu 2 Liter Sehari.

Dalam sebuah acara pondok pesantren, Dadan menyarankan anak-anak minum susu sebanyak dua liter setiap hari. Ia menyombongkan bahwa kedua anaknya bisa tumbuh tinggi hingga di atas 180 cm karena kebiasaan tersebut. Publik dan ahli gizi langsung mengkritik pernyataan ini karena minum susu berlebihan justru tidak sehat dan tidak realistis bagi anggaran masyarakat

3. Pengadaan Ribuan Motor Listrik Senilai Rp1 Triliun.

Di tengah carut-marutnya pembagian makanan, Dadan justru menyetujui kebijakan belanja 21.000 unit sepeda motor listrik. Motor tersebut diduga bermerek Emmo JVX GT dengan taksiran harga Rp42 juta hingga Rp56 juta per unit. Kebijakan ini dianggap publik sangat boros dan tidak ada hubungannya dengan esensi pemenuhan gizi anak.

4. Anggaran Kaos Kaki Petugas Rp6 Miliar.

Badan Gizi Nasional di era Dadan juga menuai kritik tajam setelah kedapatan menganggarkan dana hingga miliaran rupiah hanya untuk pengadaan kaos kaki petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Anggaran seragam yang berlebihan ini dinilai publik sebagai bentuk pemborosan anggaran negara yang sangat konyol.

5. Rencana Ekspansi Kirim Makan Gratis ke Arab Saudi.

Sesaat sebelum dicopot, Dadan melontarkan wacana untuk memperluas program Makan Bergizi Gratis ke Arab Saudi guna menyasar sekolah Indonesia di sana. Rencana ini dianggap sangat ngawur oleh publik karena program di dalam negeri saja masih berantakan, diwarnai kasus keracunan massal di berbagai daerah, dan anggarannya membengkak.

6. Impor Wadah Makanan (Food Tray) dari China.

Meskipun program MBG selalu menggembar-gemborkan pemberdayaan ekonomi lokal dan UMKM, BGN di bawah Dadan justru kedapatan mengimpor wadah makanan (food tray) secara besar-besaran dari China. Kebijakan kontradiktif ini memicu kemarahan karena mematikan potensi industri plastik dan UMKM dalam negeri.

Selengkapnya silahkan bisa disimak, video tanggapan Raden Syair Langit terkait masalah ini.







Rabu, 03 Juni 2026

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-40 (Selalu Menganggap Orang Lain Lebih Baik Dari Kita)

 


Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-40

(Selalu Menganggap Orang Lain Lebih Baik Dari Kita)


“Jika engkau ingin membuang keangkuhan, dan merasa diri paling baik, maka lakukanlah hal-hal ini. Saat engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu, bisa jadi kedudukannya disisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku.

Jika bertemu anak kecil, maka ucapkanlah dalam hatimu, anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya, dia tentu lebih baik dariku.

Jika bertemu orang tua, maka ucapkanlah dalam hatimu, dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, dia tentu lebih baik dariku.

Jika bertemu dengan seseorang yang berilmu, maka ucapkanlah dalam hatimu, orang ini memperoleh karunia yang belum tentu kuperoleh, dia beribadah dengan ilmunya, sedangkan aku beribadah dengan kebodohanku, dia tentu lebih baik dariku.

Jika bertemu dengan seseorang yang bodoh, maka ucapkanlah dalam hatimu, orang ini bermaksiat kepada Allah karena kebodohannya, sedangkan aku bermaksiat kepada Allah, padahal aku mengetahui akibatnya, dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak, dia tentu lebih baik dariku.

Jika bertemu dengan orang kafir, maka katakanlah dalam hatimu, aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak, bisa jadi di akhir usianya dia memeluk Islam dan beramal saleh. Dan bisa jadi diakhir usia, diriku kufur dan berbuat buruk, dia tentu lebih baik dariku.

Jika bertemu dengan orang kaya, maka katakanlah dalam hatimu, dia banyak bershadaqah karena dia kaya, sedangkan shadaqah ku sedikit karena aku miskin, dia tentu lebih baik dariku.

Dan jika bertemu dengan orang miskin, maka katakanlah dalam hatimu, hisaban dia kelak pasti sedikit, karena dia miskin, sedangkan hisabanku kelak pasti lama karena aku kaya, dia tentu lebih baik dariku.

Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya


ttd. Penulis Jejak Makrifat


Selasa, 02 Juni 2026

Mira Maria feat Syair Langit Studio - Ada Rindu Ada Sayang (Official Video Clip)

 



Mira Maria feat Syair Langit Studio - Ada Rindu Ada Sayang (Official Video Clip)
Syair Langit Studio ( Music, Film, Vlog, Entertainment )

Judul Lagu: Ada Rindu Ada Sayang
Cipta: Raden Syair Langit
Lagu ini dibuat pada tahun 2015 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.

Lirik:
[Intro]
[Verse 1]
Betapa, dalamnya cintaku ini kepadamu.
Begitu lama ku mengenalmu, tak pernah aku lupa.
Mengapa, kini rasa cinta ni semakin gila.
Hantui hariku bayangi jiwaku, begitu dalam membuatku kelam.
[Verse 2]
Harusnya, aku terima sakit di hati ini.
Sungguh ku tak tahu yang terjadi, sungguh aku tak mengerti.
Cobalah, kau pahami rasa di hatiku ini.
Tak sadarkah bila aku yang mencinta, cintaku begitu besar kepadamu.
[Reff]
Cintaku, begitu dalam, tak akan pernah tergantikan.
Walaupun, ombak di samudra, menerjang ku akan bertahan.
Cintaku, begitu besar, dirimu selalu di hatiku.
Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu.
[Intro]
[Verse 3]
Baiknya, ada ikatan di antara kita.
Agar tidak ada yang kecewa, ku harap bahagia.
Mungkinkah, engkaupun mengharap semua terjadi.
Adanya rindu adanya sayang, ikatan cinta di antara kita.
[Intro]
[Reff]
Cintaku, begitu dalam, tak akan pernah tergantikan.
Walaupun, ombak di samudra, menerjang ku akan bertahan.
Cintaku, begitu besar, dirimu selalu di hatiku.
Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu.
[Outro]
Cintaku, begitu dalam, adanya rindu ada sayang.
Walaupun, ombak di samudera, menerjang ku akan bertahan.
Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu.

Minggu, 31 Mei 2026

Mahabah محبة Didalam Amalan Tarekat (Bagian Ke-1) - Kajian Kitab Sajatining Mulyo

 


Mahabah محبة

Konsep mahabbah dalam tarekat, merujuk pada tingkatan cinta yang mendalam dan totalitas, pada pengabdian seorang hamba kepada Allah SWT. Mahabbah bukan sekedar rasa cinta biasa, tetapi merupakan perwujudan cinta Ilahi yang menjadi tujuan tertinggi dalam tasawuf, yang melibatkan seluruh jiwa dan raga dalam mencintai Allah. 


Didalam tarekat, mahabbah dipandang sebagai puncak perjalanan spiritual, di mana seorang sufi berusaha mencapai tingkatan cinta tertinggi kepada Allah. Mahabbah bukan hanya perasaan, tetapi juga tindakan nyata. Semua itu akan melibatkan kepatuhan, ketundukan, dan penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah, serta menjauhi segala hal yang dapat menghalangi cinta tersebut. 

Mahabbah dalam tasawuf berbeda dengan cinta dunia atau cinta karena mengharapkan imbalan. Mahabbah adalah cinta murni tanpa pamrih, yang didorong oleh kerinduan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Untuk mencapai mahabbah, seorang sufi akan melakukan amalan-amalan yang luar biasa, berbagai upaya ia lakukan demi sampai pada puncak cinta sejatinya cinta. Perilaku mahabbah dapat dilihat dalam ketaatan seorang salik dalam menjalankan ibadah. Para sufi seperti hal nya Rabi'ah Al-Adawiyah (رابعة العدوية), beliau menekankan pentingnya cinta Ilahi yang tulus, bukan cinta yang didorong oleh rasa takut atau mengharapkan imbalan.

Dengan demikian, mahabbah dalam tarekat adalah konsep cinta yang mendalam, total, dan murni kepada Allah, yang menjadi tujuan utama dalam perjalanan spiritual seorang sufi.

Inilah diantara syair-syair Rabiah Al-Adawiyah yang menggetarkan hati, berbicara tentang cinta murni kepada Allah, tanpa pamrih, tanpa mengharap surga atau takut neraka. Beliau menekankan ibadah karena kecintaan semata kepada Sang Pencipta.

1. Syair Rabi'ah Al-Adawiyah رابعة العدوية

"Jika aku menyembah-Mu karena takut akan neraka, maka bakarlah aku didalam neraka. Jika aku menyembah-Mu karena mengharap surga, maka tutuplah surga itu untukku. Namun jika aku menyembah-Mu demi Engkau semata, jangan palingkan wajah-Mu dariku"

2. Syair Rabi'ah Al-Adawiyah رابعة العدوية

"Aku mencintai-Mu dengan dua macam cinta. Cinta karena diriku, dan cinta karena Engkau layak dicinta. Cinta karena diriku adalah keadaan senantiasa mengingat-Mu. Sedangkan cinta karena Engkau, adalah keadaan-Mu yang menyingkapkan hijab dariku, hingga aku dapat memandang-Mu,"

3. Syair Rabi'ah Al-Adawiyah رابعة العدوية

"Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu, hingga tak ada satupun yang menggangguku dalam jumpa-Mu,"

4. Syair Rabi'ah Al-Adawiyah رابعة العدوية 

"Aku mengabdi kepada Tuhan bukan karena takut neraka, bukan pula mengharap surga, tetapi aku mengabdi karena cintaku kepada-Nya,"

Kisah dari Rabi’ah Al-Adawiyah yang ingin membakar Surga dan memadamkan api Neraka

Nama Rabiah Al-Adawiyah dalam jagad tasawuf cukup melegenda. Keikhlasannya didalam beribadah banyak dinukilkan di berbagai kitab tasawuf. Rabiah dikenal dengan keikhlasannya dalam beribadah hingga tak ada lagi di relung hatinya untuk takut terhadap neraka ataupun mengharap surga.

Kecintaan Rabiatul Adawiyah kepada Allah SWT membuatnya kian dekat dari waktu ke waktu. Dikisahkan bahwa suatu hari, Rabiah Al-Adawiyah tengah berjalan di kota Baghdad, sambil menenteng air dan memegangi obor di kedua tangannya. Seseorang pun bertanya kepada Beliau, “hendak dikemanakan air dan obor tersebut wahai Rabiah?” 

Rabiah pun menjawab, “aku hendak membakar surga dengan obor ini, dan aku akan memadamkan neraka dengan air ini. Agar manusia tidak lagi mengharapkan surga dan takut akan neraka didalam ibadahnya.”

Keikhlasan ibadah Rabiah Al-Adawiyah merupakan bukti bahwa jiwanya tenang dan nyaman. Tak ada yang perlu ditakutkan dan tak ada yang perlu dirisaukan atas imbalan-imbalan ibadah yang dilakukan. Mencintai Allah bagi Rabiah adalah segalanya.

Gusti Allah ngadawuh, 

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ ۝٢٨

(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.

(QS. Ar-Ra'd:28)

Mereguk hikmah keikhlasan ibadah Rabiah Al-Adawiyah memang terlihat berat bagi hamba seperti kita, dimana kita masih sering beribadah dengan mengharap dunia, atau berharap surga dan takut akan neraka. Keikhlasan sang pencinta seperti Rabi’ah Al- Adawiyah memang layak menjadi teladan seluruh umat muslim di dunia.

Sayyidah Rabiah Al-Adawiyah diperkirakan lahir pada tahun 717 Masehi atau 95 Hijriah. Dan beliau diperkirakan meninggal pada tahun 801 Masehi / 185 Hijriah.

Usia Sayyidah Rabiah Al-Adawiyah menurut masehi adalah 84 tahun. Sedangkan Usia Sayyidah Rabiah Al-Adawiyah menurut hijriyah adalah 90 tahun.

Beliau bergelar:

السيدة رَبِيعَةُ الْأَدَوِيَّةِ شَهِيدَةُ الْعِشْقِ الإِلٰهِىِّ

Sayyidah Rabi’ah Al-Adawiyah Sang Pencinta Ilahi.


Sabtu, 30 Mei 2026

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-39 (Sakarepmu)

 Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-39

(Sakarepmu)


“Kalian memang bebas mengatur hidup kalian, tapi ingat, ada Allah yang mengatur hidupku, hidup kita dan hidup kalian.

Seandainya seluruh makhluk yang ada di alam semesta ini bersujud kepada Allah, Allah tidak untung. Dan sebaliknya, jika seluruh makhluk yang ada di alam semesta ini ingkar kepada Allah, Allah pun tidak rugi. Karena keuntungan atau pun kerugian itu ada pada diri kita, bukan pada Gusti Sajatining Mulyo Allah ‘‘azza wa jalla.

Kalian taat, Allah sediakan surga. Kalian ingkar, Allah sediakan neraka. Silahkan, kalian bebas mengambil jalan hidup kalian masing-masing”

Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya


ttd. Penulis Jejak Makrifat


Where is Allah?

 


Where is Allah?




Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-50 (Sifat Seorang Kesatria)

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-50 (Sifat Seorang Kesatria) “Salah satu alasan kenapa seseorang di sebut kesatria itu karena mereka tet...