Penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede)
Dalam suasana penuh khidmat dan nuansa spiritual yang mendalam, Raden Syair Langit yang lebih dikenal sebagai Abah Leuweunggede, selaku pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma’had Thoriqotul Auliya, secara resmi menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026 Masehi.
Penetapan ini disampaikan sebagai bagian dari ijtihad ruhaniyah yang berlandaskan pada pendekatan ilmu hisab, rukyat batin, serta pertimbangan nilai-nilai hakikat dalam perjalanan tarekat. Dalam tradisi yang dijalankan oleh Majelis Tarekat Thaifuriyah, penentuan hari besar Islam tidak hanya bersandar pada aspek lahiriah semata, tetapi juga melibatkan dimensi spiritual yang lebih dalam.
Dengan ditetapkannya tanggal tersebut, Abah Leuweunggede mengajak seluruh jamaah dan kaum muslimin untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan hati yang suci, penuh syukur, serta kembali kepada fitrah sejati sebagai hamba Allah. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat keimanan, memperdalam makrifat, serta mempererat tali ukhuwah di antara sesama.
Penetapan ini sekaligus menjadi penegasan akan pentingnya keseimbangan antara syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat dalam menjalani kehidupan beragama secara utuh dan menyeluruh.
ttd. Penulis Jejak Makrifat


Tidak ada komentar:
Posting Komentar