Jumat, 20 Maret 2026

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-14 (Berhati-hatilah Dengan Para Pendusta)


Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-14

(Berhati-hatilah Dengan Para Pendusta)


“Seorang pembohong itu, akan dibela oleh para pendusta, dikelilingi oleh para penjilat, disanjung oleh para pengkhianat, didukung oleh orang-orang munafik, dan dikendalikan oleh orang-orang licik. Maka berhati-hatilah, jangan mendekati seorang pembohong atau seorang pendusta. Karena sebaik apapun dia di hadapanmu, dia adalah sesuatu yang berbahaya bagimu”


Penjelasan:

Mutiara hikmah ini menekankan tentang bahayanya bergaul dengan para pendusta, dan pentingnya sebuah kehati-hatian dalam memilih teman atau rekan.

Karakter pembohong dan konsekuensinya

Seorang pendusta tidak hanya berbohong pada dirinya sendiri, tetapi mempengaruhi lingkungan di sekitarnya. Ia sering dikelilingi oleh orang-orang yang bersikap serupa: penjilat, pengkhianat, munafik, atau licik. Lingkungan seperti ini bisa merusak moral dan akhlak seseorang secara perlahan.


Bahaya yang tersembunyi

Meskipun pembohong terlihat baik atau menawan di hadapan orang lain, di balik penampilannya tersimpan bahaya. Sikapnya yang manipulatif bisa menjerumuskan orang lain ke dalam kebohongan, tipu daya, dan kesengsaraan.

Prinsip kehati-hatian

Jangan mudah terpesona oleh penampilan luar seseorang. Selalu teliti akhlak dan perkataan orang yang berinteraksi dengan kita. Memilih teman yang jujur, amanah, dan berakhlak mulia jauh lebih penting daripada mengejar hubungan yang terlihat baik secara permukaan. Dalam konteks spiritual, menjauhi pendusta dan pembohong adalah bagian dari menjaga hati agar tetap bersih dan fokus pada kebenaran. Dalam konteks sosial, ini membantu kita membangun lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung pertumbuhan iman dan akhlak.

Hikmah

Pembohong dan pendusta membawa bahaya terselubung, meskipun terlihat baik di hadapan kita. Berhati-hatilah dalam memilih teman dan lingkungan, karena itu memengaruhi akhlak, hati, dan jalan hidup kita.

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِيْ مَنْ هُوَ كٰذِبٌ كَفَّارٌ

Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta dan orang yang sangat ingkar

(QS. Az-Zumar: 3) (potongan ayat)


Penjelasannya diambil dari Kitab Sajatining Mulyo, Maha Karya: Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) Pendiri Majelis Tarekat Thaifuriyah Ma'had Thoriqotul Auliya


ttd. Penulis Jejak Makrifat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

71 Karya Lagu Raden Syair Langit & 24 lagu Edisi Transformasi

71 Karya Lagu Raden Syair Langit & 24 lagu Edisi Transformasi  Cerita Dibalik Lagu - Alhamdulillah Selesai 71 Karya Lagu & 24 Edisi ...