Senin, 16 Maret 2026

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 21 - Mars Pesantren Manhajul Ulum"


 Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 21 - Mars Pesantren Manhajul Ulum"


Judul Lagu: Mars Pesantren Manhajul Ulum

Cipta: Raden Syair Langit


Lirik:

Kami pelajar Pondok Pesantren Manhajul Ulum

Berbakti pada Allah pada Rasul

Semoga kami bisa menjadi manusia

Berguna bagi Agama dan Bangsa


Kami berharap bisa menjadi insan berbudi

Berakhlaqul karimah bertafaquh fiddin

Al Quran dan hadist menjadi pedoman kami

Bekal hidup didunia akhirat nanti


Detik-detik waktu yang tlah kami lewati

hanyalah untuk ridho Ilahi

Bersama kita belajar bersama kita berkarya

Bersama kita beramal  bersama kita berjuang

Kami berharap ada setitik bermakna

Diberikan tuk Agama ini

Kunaliman walatakun jahilan

Hidup kami semoga berarti


Kami pelajar Pondok Pesantren Manhajul Ulum

Berbakti pada Allah pada Rasul

Semoga kami bisa menjadi manusia

Berguna bagi Agama dan Bangsa


Kami berharap bisa menjadi insan berbudi

Berakhlaqul karimah bertafaquh fiddin

Al Quran dan hadist menjadi pedoman kami

Bekal hidup didunia akhirat nanti


Detik-detik waktu yang tlah kami lewati

hanyalah untuk ridho Ilahi

Bersama kita belajar bersama kita berkarya

Bersama kita beramal  bersama kita berjuang

Kami berharap ada setitik bermakna

Diberikan tuk Agama ini

Kunaliman walatakun jahilan

Hidup kami semoga berarti


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-21 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Mars Pesantren Manhajul Ulum


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-33 (Jangan Bersahabat Dengan Tiga Macam Orang ini)

  Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-33 (Jangan Bersahabat Dengan Tiga Macam Orang ini) “Berhati-hatilah, jangan bersahabat dengan ketig...