Jumat, 27 Maret 2026

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 70 - Seberkas Kisah"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 70 - Seberkas Kisah"


Judul Lagu: Seberkas Kisah

Cipta: Raden Syair Langit & Nida

Lagu ini dibuat pada 03 Februari 2026 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Seberkas kisah, cintaku padamu

penuh dengan luka dan derita

Andai engkau tau dalamnya cintaku

tak terukur dalamnya samudra

[Verse 2]

Sedikit saja hargai cintaku

rindu yang slalu menghantuiku

Apakah kau tega membiarkan aku

terlalu lama merindukanmu

[Chorus]

Apakah kau tau lamanya ku memendam cinta

tidak kah kau coba sadari itu

[Reff]

Mengapa kau sungguh tega

Membiarkan ku merana

Sakit luka dan derita menyakiti jiwa

Sungguh kejamnya dirimu

Apa kau tak punya rasa

Biarkan kumerana menelan pedih cinta

[Bridge]

Apakah kau akan slalu menyakitiku

Rindu hanya padamu

[Intro]

[Verse 3]

Sedikit saja hargai cintaku

rindu yang slalu menghantuiku

Apakah kau tega membiarkan aku

terlalu lama merindukanmu

[Chorus]

Apakah kau tau lamanya ku memendam cinta

tidak kah kau coba sadari itu

[Reff]

Mengapa kau sungguh tega

Membiarkan ku merana

Sakit luka dan derita menyakiti jiwa

Sungguh kejamnya dirimu

Apa kau tak punya rasa

Biarkan kumerana menelan pedih cinta

Mengapa kau sungguh tega

Membiarkan ku merana

Sakit luka dan derita menyakiti jiwa

Sungguh kejamnya dirimu

Apa kau tak punya rasa

Biarkan kumerana menelan pedih cinta

[Outro]


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-70 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Seberkas Kisah


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 69 - Bertaubatlah"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 69 - Bertaubatlah"


Judul Lagu: Bertaubatlah

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2006 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Kita sedang hidup di dalam alam fana

Hanya tertunduk urusan dunia

Bagaimanakah kita mempertanggung jawabkan

Di akhirat kita menyesal

[Verse 2]

Sesaat ini kita hanya mencari

Kesenangan yang tiada artinya

Bertobatlah manusia sebelum terlambat

Tuhan selalu buka pintu taubatnya

[Reff]

Kita hidup di dunia hanyalah sementara

Berdosa dan juga durhaka

Bagaimanakah nanti mempertanggung jawabkan

Penyesalan kan tiada artinya

[Intro]

[Verse 3]

Sesaat ini kita hanya mencari

Kesenangan yang tiada artinya

Bertobatlah manusia sebelum terlambat

Tuhan selalu buka pintu taubatnya

[Reff]

Kita hidup di dunia hanyalah sementara

Berdosa dan juga durhaka

Bagaimanakah nanti mempertanggung jawabkan

Penyesalan kan tiada artinya

Kita hidup di dunia hanyalah sementara

Berdosa dan juga durhaka

Bagaimanakah nanti mempertanggung jawabkan

Penyesalan kan tiada artinya

[Outro]

Tuhan berkuasa memberikan maafnya

Asal kita taubat sebenarnya

Surga pemberiannya asal kita berubah

Bahagia dunia dan akhiratnya


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-69 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Bertaubatlah


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 68 - Ada Rindu Ada Sayang"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 68 - Ada Rindu Ada Sayang"


Judul Lagu: Ada Rindu Ada Sayang

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2015 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Betapa, dalamnya cintaku ini kepadamu.

Begitu lama ku mengenalmu, tak pernah aku lupa.

Mengapa, kini rasa cinta ni semakin gila.

Hantui hariku bayangi jiwaku, begitu dalam membuatku kelam.

[Verse 2]

Harusnya, aku terima sakit di hati ini.

Sungguh ku tak tahu yang terjadi, sungguh aku tak mengerti

Cobalah, kau pahami rasa di hatiku ini.

Tak sadarkah bila aku yang mencinta, cintaku begitu besar kepadamu.

[Reff]

Cintaku, begitu dalam, tak akan pernah tergantikan.

Walaupun, ombak di samudra, menerjang ku akan bertahan.

Cintaku, begitu besar, dirimu selalu di hatiku.

Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu.

[Intro]

[Verse 3]

Baiknya, ada ikatan di antara kita.

Agar tidak ada yang kecewa, ku harap bahagia.

Mungkinkah, engkaupun mengharap semua terjadi.

Adanya rindu adanya sayang, ikatan cinta di antara kita.

[Intro]

[Reff]

Cintaku, begitu dalam, tak akan pernah tergantikan.

Walaupun, ombak di samudra, menerjang ku akan bertahan.

Cintaku, begitu besar, dirimu selalu di hatiku.

Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu.

[Outro]

Cintaku, begitu dalam, adanya rindu ada sayang.

Walaupun, ombak di samudera, menerjang ku akan bertahan.

Tingginya, gunung Mahameru, kan kudaki hanya untukmu


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-68 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul  : Ada Rindu Ada Sayang


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 67 - Mengejarmu Ku Tak Sanggup Pergi Pun Ku Tak Mampu (Selalu Ku Kenang)"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 67 - Mengejarmu Ku Tak Sanggup Pergi Pun Ku Tak Mampu (Selalu Ku Kenang)"


Judul Lagu: Mengejarmu Ku Tak Sanggup Pergipun Ku Tak Mampu

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada hari Senin 24 April 2023 M, dan di aransemen ulang di tahun 2025 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Bila, waktunya tlah tiba

Mungkin kau kan pergi untuk selama-lamanya

Sekian lama ku menunggu

Balasan cinta yang sama dan tulus darimu

[Chorus]

Namun apa daya lah diriku

Harapan tlah hilang kau hancurkan dengan kejam

Kini cinta yang digores luka

Menghancurkan hidup hingga aku pun meredup

[Reff]

Cinta terindah tergorès di hidupku

Lukai hati kadang menenangkan hati

Mungkin suratan harus aku terima

Jalani cinta dengan seribu derita

[Intro]

[Chorus]

Namun apa daya lah diriku

Harapan tlah hilang kau hancurkan dengan kejam

Kini cinta yang digores luka

Menghancurkan hidup hingga aku pun meredup

[Reff]

Cinta terindah tergorès di hidupku

Lukai hati kadang menenangkan hati

Mungkin suratan harus aku terima

Jalani cinta dengan seribu derita

Cinta terindah tergorès di hidupku

Lukahi hati kadang menenangkan hati

Mungkin suratan harus aku terima

Jalani cinta dengan seribu derita

[Outro]

Sungguh mengejarmu tak sanggup

Namun pergi pun ku tak mampu

Sumpah matiku untukmu

Engkau kan ku kenang dan akan selalu ku kenang


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-67 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul  : Mengejarmu Ku Tak Sanggup Pergi Pun Ku Tak Mampu (Selalu Ku Kenang)"


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 66 - Cinta Tak Terhapus"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 66 - Cinta Tak Terhapus"


Judul Lagu: Cinta Tak Terhapus

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2025 M


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Perjalanan hatiku

Menjaga nama dirimu

Kutempuh tanpa keluh

Sungguh engkau tak tahu

Kau yang aku nanti

Kau yang kucintai

Balasmu hanya sunyi menyakiti

[Verse 2]

Setiap pengorbanan

Kau biarkan tenggelam

Seolah tak bernilai

Didalam pandanganmu

Kau yang aku nanti

Kau yang kucintai

Mengapa kau tak pernah menolehku?

[Reff]

Tentang dirimu takkan mampu kuhapuskan

Langit bersaksi cintaku suci padamu

Kau yang kunanti

Kau yang kucintai

Tetap di hati

Terima kasih telah hadir di hidupku

Meski kau biarkan jiwaku tersayat pilu

Maafkan aku yang masih setia menunggu

Meski kau jauh

[Intro]

[Verse 3]

Bagai rembulan

Wajahmu menenangkan

Cahaya dirimu tetap jadi penerang

Saat ku tersesat dalam sunyi yang kejam

Namun kaulah luka yang paling dalam [Reff]

Tentang dirimu takkan mampu kuhapuskan

Langit bersaksi cintaku suci padamu

Kau yang kunanti

Kau yang kucintai

Tetap di hati

Terima kasih telah hadir di hidupku

Meski kau biar¬kan jiwaku tersayat pilu

Maafkan aku yang masih setia menunggu

Meski kau jauh


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-66 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Cinta Tak Terhapus


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 65 - Syair Langit"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 65 - Syair Langit"


Judul Lagu: Syair Langit

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2015 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Selama nafas ini terus kan terhempas

Di dalam hidup hingga aku pun meredup

Syair langitku sumpah matiku untukmu

Takdir ilahi tersirat di hati

[Verse 2]

Hamparan putih tergores hitamnya tinta

Tertulis indah tentukan hidupku ini

Aku memilih hingga hati ini lirih

Syair langitmu membungkam hidupku

[Chorus]

Tak akan bisa aku berlabuh

Pada yang lain engkau yang aku tempuh

Dendam dan cinta kian menjadi

Di dalam hati takkan bisa terganti

[Reff]

Terlalu dalam begitu kelam

Tertatih aku dan terpuruk karena dirimu

Dendam dan cinta selalu menyatu

Pedih dan perih hingga aku pun terletih

[Intro]

[Verse 3]

Bayangan dirimu hantui jiwa ragaku

Sumpah serapah tertumpah tidak terarah

Dilema nya cinta mengapa harus merana

Syair langitku hakikat cintaku

[Chorus]

Tak akan bisa aku berlabuh

Pada yang lain engkau yang aku tempuh

Dendam dan cinta kian menjadi

Di dalam hati takkan bisa terganti

[Reff]

Terlalu dalam begitu kelam

Tertatih aku dan terpuruk karena dirimu

Dendam dan cinta selalu menyatu

Pedih dan perih hingga aku pun terletih


Terlalu dalam begitu kelam

Tertatih aku dan terpuruk karena dirimu

Dendam dan cinta selalu menyatu

Pedih dan perih hingga aku pun terletih


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-65 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Syair Langit


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 64 - Mungkinkah Aku mampu"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 64 - Mungkinkah Aku mampu"


Judul Lagu: Mungkinkah Aku Mampu

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2019 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Kadang ku merasa

Lelah dalam menjalani semua

Cerita hidupku

Serasa hampa dan pilu

[Verse 2]

Hari demi hari

Terasa tanpa adanya arti

Hilang tanpa arah

Membuatku semakin jengah

[Reff]

Terlelap aku dalam mimpi-mimpi

Yang terkadang membuatku semakin menjadi-jadi

Selalu kucoba melawan semua

Rasa-rasa itu yang terus menghantuiku

Harus kusadar bahwa semua ini

Ujian terbesar dalam hidup yang kujalani

Mungkin kah aku mampu tuk menjalani

[Intro]

[Verse 3]

Kadang ku merasa

Lelah dalam menjalani semua

Cerita hidupku

Serasa hampa dan pilu

[Verse 4]

Hari demi hari

Terasa tanpa adanya arti

Hilang tanpa arah

Membuatku semakin jengah

[Reff]

Terlelap aku dalam mimpi-mimpi

Yang terkadang membuatku semakin menjadi-jadi

Selalu kucoba melawan semua

Rasa-rasa itu yang terus menghantuiku

Harus kusadari bahwa semua ini

Ujian terbesar dalam hidup yang kujalani

Mungkin kah aku mampu tuk menjalani

[Outro]

Mungkin kah aku mampu tuk menjalani


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-64 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Mungkinkah Aku mampu


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-33 (Jangan Bersahabat Dengan Tiga Macam Orang ini)

  Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-33 (Jangan Bersahabat Dengan Tiga Macam Orang ini) “Berhati-hatilah, jangan bersahabat dengan ketig...