Sabtu, 14 Maret 2026

Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 16 - Mengejar Cinta"

 


Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 16 - Mengejar Cinta"


Judul Lagu: Mengejar Cinta

Cipta: Raden Syair Langit

Lagu ini dibuat pada tahun 2008 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.


Lirik:

[Intro]

[Verse 1]

Pedih hatiku saat ku ingat tentang dirimu

Seakan semua berubah dan bertuah di dalam hidupku

Hatiku berkeping karena wajahmu takkan berpaling

Sekian lama ku menanti cinta darimu yang menyakitiku

[Chorus]

Semua telah berubah saat ku mulai mencinta

Dirimu yang tak pernah bisa mencintai aku

[Reff]

Aku pergi dan berjanji ku akan kembali

Mengejar cinta dari dirimu untukku

Sampai kapan pun kan ku kejar cintamu itu

Walau harus aku daki gunung yang tertinggi

[Verse 2]

Pedih hatiku saat ku ingat tentang dirimu

Seakan semua berubah dan bertuah di dalam hidupku

Hatiku berkeping karena wajahmu takkan berpaling

Sekian lama ku menanti cinta darimu yang menyakitiku

[Chorus]

Semua telah berubah saat ku mulai mencinta

Dirimu yang tak pernah bisa mencintai aku

[Reff]

Aku pergi dan berjanji ku akan kembali

Mengejar cinta dari dirimu untukku

Sampai kapan pun kan ku kejar cintamu itu

Walau harus aku daki gunung yang tertinggi

Aku pergi dan berjanji ku akan kembali

Mengejar cinta dari dirimu untukku

Sampai kapan pun kan ku kejar cintamu itu

Walau harus aku daki gunung yang tertinggi


Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).

Susunan lagu ke-16 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Mengejar Cinta


ttd. Penulis Jejak Makrifat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-33 (Jangan Bersahabat Dengan Tiga Macam Orang ini)

  Mutiara Hikmah Raden Syair Langit ke-33 (Jangan Bersahabat Dengan Tiga Macam Orang ini) “Berhati-hatilah, jangan bersahabat dengan ketig...