Maha Karya Lagu Raden Syair Langit "Lagu Ke 31 - Hentikan Perang Ini"
Judul Lagu: Hentikan Perang Ini
Cipta: Raden Syair Langit
Lagu ini dibuat pada tahun 2013 M, dan di aransemen ulang pada tahun 2025 M.
Lirik:
[Intro]
[Verse 1]
Tidak adakah tempat dibumi ini dimana kami bisa berlindung bisa berteduh
Tidak adakah saudara yang mau memberikan kami tempat untuk hidup
Kami satu-satunya dibumi ini yang tak dapatkan kehidupan tak dapatkan ketennangan
Bagi mereka kami adalah binatang jalang yang harus dibantai harus dimusnahkan
[Verse 1]
Kebiadaban mereka tlah merenggut jiwa-jiwa kami yang carut marut
Yang slalu merasa takut oh Tuhan tolonglah kami
berikanlah setetes air dihidup ini
[Reff]
Itu ungkapan manusia yang selalu dianiyaya
Apakah kita terdiam melihat semua peperangan
dan mungkin kita membisu
biarkan peperangan ini semakin lama semakin menggila
Itu ungkapan jiwa-jiwa tak berdosa
Biadablah kita membiarkan biadablah kita terlantarkan
Biadablah kita berlepas tangan
Mereka yang dianiyaya kafir harbi jahanam
[Intro]
[Verse 1]
Salahkan kami hidup dengan damai di bumi milik Allah ini milik Allah ini
Apakah kehidupan hanya jadi bagian jeritan korban kekuasaan korban kekuasaan
Apakah karena kami teriakan kalimat yang tinggikan Tuhan yang Agungkan Tuhan
Sehingga kami dibantai dibunuh secara keji dan makin menjadi
[Reff]
Itu ungkapan manusia yang selalu dianiyaya
Apakah kita terdiam melihat semua peperangan
dan mungkin kita membisu
biarkan peperangan ini semakin lama semakin menggila
Itu ungkapan jiwa-jiwa tak berdosa
Biadablah kita membiarkan biadablah kita terlantarkan
Biadablah kita berlepas tangan
Mereka yang dianiyaya kafir harbi jahanam
Selain sebagai seorang Da'i, Guru Tarekat, Penulis Buku, Raden Syair Langit juga dikenal sebagai seorang musisi dan pencipta lagu. Tercatat sudah 70 lebih, lagu yang dibuat Raden Syair Langit (Abah Leuweunggede) sejak tahun 2005 M sampai tulisan ini dibuat (Maret 2026 M).
Susunan lagu ke-31 pada Maha Karya Lagu Raden Syair Langit adalah lagu yang berjudul : Hentikan Perang Ini
ttd. Penulis Jejak Makrifat


Tidak ada komentar:
Posting Komentar